article
Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Dagusibu Obat di Desa Gentan Baki Sukoharjo
“DApatkan, GUnakan, SIMpan, dan BUang” yang biasa disingkat dengan DAGUSIBU merupakan program dalam Gerakan Keluarga Sadar Obat yang diprakarsai oleh Ikatan Apoteker Indonesia dalam mencapai pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat dengan benar. Sistem pembuangan obat yang tidak tepat menjadi perhatian global, masalah yang dapat timbul akibat dari pembuangan obat yang tidak benar adalah senyawa obat dapat mengkontaminasi air dalam tanah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang DAGUSIBU Obat Di Desa Gentan Baki Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan sampel yang digunakan sebanyak 330 orang yaitu warga di desa gentan yang tersebar dalam 11 RT yang memenuhi kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner pengetahuan yang telah di uji validitas dengan nilai kisaran 0,490-0,824 dan uji realibilitas dengan nilai 0,94. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa dari 330 responden, pengetahuan responden tentang DAGUSIBU adalah 83,41% dengan kategori “Baik” dan tingkat pengetahuan kategori “Cukup” sebesar 16,59% pada pengetahuan tentang buang obat, sehingga secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat di Desa Gentan tentang DAGUSIBU obat sudah tergolong baik.
No copy data
No other version available