article
Gambaran Ketepatan Dosis Penggunaan Antibiotik Pasien Rawat Inap Infeksi Saluran Pernapasan Akut Atas di Rumah Sakit UNS Periode 2020-2022
Pada tahun 2015, infeksi saluran pernapasan atas ialah penyebab kematian ketujuh, dan Indonesia memiliki kematian terkait ISPA terbanyak. Antibiotik digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri; oleh karena itu, penerapannya harus sesuai untuk mencegah resistensi. Tujuan penelitian ini ialah untuk menentukan kualitas dan ketepatan pengukuran penggunaan anti infeksi pada pasien ISPA di Poliklinik Kedokteran UNS Sukoharjo tahun 2020-2022. Penelitian ini mengkaji rekam medis pasien ISPA dengan menggunakan metode deskriptif non eksperimental (observasi) dan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling yang terdiri dari 100 pasien dari total populasi 551 pasien. Berlandaskan temuan penelitian ini, karakteristik pasien ISPA di RS UNS tahun 2020–2022 didominasi oleh pasien laki-laki (56%), usia 1–5 tahun (63%), faringitis (98%), dan KDS (simple kejang demam) sebagai komorbiditas yang paling umum (14%). Dosis tepat 92 persen. 8 persen mengalami dosis yang tidak tepat akibat terlalu sedikit atau terlalu banyak antibiotik dalam waktu yang terlalu singkat.
No copy data
No other version available